MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI,OLAHRAGA DAN KESEHATAN Oleh: IBENZANI M.Pd

Laman

Minggu, 02 April 2017

Permainan Bola Volli

Permainan Bola Voli

Mau menjadi pemain Bola Voli seperti cuplikan dalam video ini...?  harus terlebih dahulu menguasai teknik dasar permainan bola voli itu sendiri..... setelah dikuasai silakan dikembangkan.




1.         Pengertian Permainan Bola Voli
Permainan bola voli adalah suatu permainan yang menggunakan bola untuk dipantulkan (di-volley) di udara hilir mudik di atas net (jaring), dengan maksud dapat menjatuhkan bola di dalam petak daerah lapangan lawan dalam rangka mencari kemenangan. Mem-volley atau memantulkan bola ke udara dapat mempergunakan seluruh anggota atau bagian tubuh dari ujung kaki sampai ke kepala dengan pantulan sempurna.

INFO
Permainan bola voli diciptakan pada tahun 1895 oleh Wiliam G. Morgan, yaitu seorang pembina pendidikan jasmani di YMCA (Young Men Christian Association) di Kota Holyoke, Massachusetts, Amerika serikat. W.G. Morgan menciptakan permainan di udara dengan cara pukul memukul, melewati jaring yang dibentangkan dengan lapangan yang sama luasnya. Bola yang digunakan saat itu adalah mengambil dari bagian dalam bola basket dan jaring (net) yang digunakan adalah jaring untuk main tenis.
Pada mulanya, permainan  ini  diberi  nama  minonette. Kemudian atas saran dari Dr. Halsted Springfield namanya diganti menjadi Volley Ball yang artinya memvoli bola secara bergantian. Mula-­mula permainan ini hanya dimainkan di kalangan YMCA tempat morgan bekerja, baru pada tahun 1922, YMCA berhasil menyelenggarakan kejuaraan nasional bola voli yang pertama dan berlangsung sampai tahun 1947. Pada tahun 1948, dibentuklah organisasi bola voli di dunia dengan nama IVBF (International Volley Ball Federation).
Di negara Indonesia, permainan bola voli masuk pada tahun 1928 dibawa oleh guru-guru yang datang dari negeri Belanda dan para serdadu Belanda. Bola voli telah dipertandingkan dalam PON II pada tahun 1952 di Jakarta. Kemudian pada tanggal 22 Januari 1955 terbentuklah PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) di Jakarta, bersamaan dengan kejuaraan nasional yang pertama.

2.         Teknik Permainan Bola Voli
a.        Servis
Servis adalah pukulan atau penyajian bola sebagai serangan yang pertama kali ke daerah lawan dan sebagai tanda permulaan permainan. Servis tidak hanya sebagai permulaan permainan ataupun sekadar menyajikan bola tetapi sebagai suatu serangan awal untuk mendapatkan angka agar regunya memperoleh kemenangan. Servis dilakukan oleh pemain belakang kanan yang berada di daerah servis untuk memukul bola yang diarahkan ke daerah lawan. Cara melakukan servis pada umumnya dapat dilakukan dengan 4 cara, yaitu: 1) servis tangan bawah,2) servis mengambang, 3) servis topspin, dan 4) mengambang melingkar.
1.    Servis tangan bawah
Servis tangan bawah adalah jenis servis yang paling mudah dilakukan dibanding dengan jenis servis yang lain. Dengan demikian, servis tangan bawah merupakan servis yang pertama kali untuk dipelajari dan ditujukan bagi pemula. Kelemahan servis tangan bawah adalah mudah diterima dan lintasannya melambung tinggi sehingga mudah diantisipasi oleh lawan. Pelaksanaan servis tangan bawah adalah sebagai berikut.
a.      Permain berdiri di luar garis belakang lapangan (daerah servis) dengan posisi kaki yang di depan berlawanan dengan tangan yang akan memukul bola.

b.    Bola dilambungkan rendah ke atas dan posisi tangan kanan (bagi yang tidak kidal) ditarik ke bawah belakang siap untuk memukul.
c.  Saat bola setinggi pinggang, tangan kanan diayunkan ke depan atas untuk memukul bola.
d.  Pada saat perkenaan dengan bola, telapak tangan menghadap ke bola dan pergelangan tangan memukul bola tepat di bagian bawah tengah. Agar terjadi pantulan sempurna, tangan lurus dan telapak tangan ditegangkan.
e.       Setelah memukul bola, kaki kanan maju ke depan memasuki lapangan permainan dan mengambil posisi siap bertahan.



2.    Servis mengambang (floating)
Servis mengambang dipelajari Setelah servis tangan bawah dapat dilakukan dengan konsisten. Disebut mengambang karena gerakan bola dari hasil pukulan servis tidak mengandung putaran (bola berjalan mengapung atau mengambang). Kelebihan servis mengambang ini adalah bola sulit diterima oleh pemain lawan karena bola tidak bergerak dalam satu lintasan lurus dan kecepatan bola tidak teratur.

Di samping itu gerakan bola melayang ke kiri dan ke kanan atau ke atas dan ke bawah sehingga arah datangnya bola sulit diprediksi pemain lawan, sedangkan kelemahannya adalah tidak bertenaga,terkadang bola bergerak ke atas hingga keluar. Pelaksanaan servis mengambang adalah sebagai berikut.
a.     Pemain berdiri di daerah servis, kaki kiri di depan atau bisa juga sejajar dengan kaki kanan.
b.    Tangan kiri mengangkat bola setinggi kepala, sedangkan telapak tangan kanan terbuka siap untuk memukul bola. Pandangan mata ke arah bola.
c.   Bola dilambungkan ke atas lebih tinggi dari kepala, tangan kanan ditarik ke belakang atas dan segera memukul bola pada bagian tengah belakang ke arah lawan.
d.        Bola dipukul dengan cara mendorong. Gaya dorong tangan terhadap bola harus memotong garis tengah bola. Untuk menghindari terjadinya putaran pada bola, pergelangan tangan harus ditegangkan.



3.    Servis Topspin
Servis topspin mempunyai kelebihan bola bergerak dan jatuh dengan cepat. Sedangkan kelemahannya adalah bola melayang dengan stabil, lebih sulit untuk dilakukan, tingkat konsistensi lebih rendah. Pelaksanaan servis topspin adalah sebagai berikut.
a.        Pada posisi awal, putar bahu sedikit ke arah garis pinggir. Arahkan kaki depan ke arah tiang net, lempar bola ke atas sedikit di belakang bahu.
b.   Pukul bola tepat di belakang bagian tengah bola dan pada jangkauan tangan terjauh. Lanjutkan dengan menggulung pergelangan tangan secepatnya, yang menyebabkan jari-jari bergulir di atas bola.
c.       Jatuhkan lengan yang melakukan pukulan sampai ke pinggang.



4.    Servis mengambang melingkar
Servis mengambang melingkar mempunyai beberapa keuntungan diantaranya adalah menggunakan kumpulan otot yang lebih besar, tidak memerlukan banyak tenaga, bola diservis pada posisi lapangan yang lebih dalam. Adapun kelemahan servis ini adalah posisi tubuh tidak menghadap ke arah daerah lawan dan gerakannya tidak biasa dijumpai dalam cabang olah raga lain. Cara melakukan servis mengambang melingkar adalah sebagai berikut.
a)  Mengambil sikap berdiri dengan posisi menyamping net, kedua kaki sejajar, tangan kiri memegang bola di depan badan, dan tangan kanan yang akan memukul bola menggenggam.
b)  Kaki kiri dilangkahkan ke samping, kemudian bola dilambungkan di depan pundak kiri.
c)     Selanjutnya tangan kanan diayunkan dengan gerak melingkar ke arah bola sambil memindahkan berat badan ke kaki kiri.
d)  Perkenaan tangan dengan bola berada di depan pundak kiri dan lengan dalam keadaan lurus.
e)  Setelah tangan mengenai bola, gerakan lengan dibawa lurus ke depan sambil memindahkan berat badan ke depan. Setelah itu, segera masuk ke lapangan untuk mengambil posisi bertahan.
 



b.        Passing
Passing dalam permainan bola voli adalah usaha seorang pemain bola voli dengan menggunakan teknik tertentu untuk mengoperkan bola yang dimainkan kepada teman seregunya. Passing dapat dilakukan dengan dua tangan dan satu tangan. Passing juga dapat dilakukan dari atas (pass atas) dan dari bawah (pass bawah).

1.    Pass Bawah
Cara melakukannya adalah sebagai berikut
a.        Ambil sikap siap normal, yaitu kedua lutut ditekuk, salah satu kaki berada agak ke depan dari kaki yang lain dan badan dicondongkan ke depan. Berat badan menumpu pada telapak kaki bagian depan untuk mendapatkan keseimbangan agar dapat lebih cepat bergerak ke segala arah
b.     Kedua tangan saling berpegangan, yaitu punggung tangan kanan diletakkan di atas telapak tangan kiri, kemudian saling berpegangan.
c.      Ayunkan kedua lengan ke arah bola dengan sumbu gerak pada persendian bahu dan siku betul-betul dalam keadaan lurus.
d.  Bagian tangan yang mengenai bola adalah bagian proksimal, yaitu di atas pergelangan tangan. Pada waktu lengan membentuk sudut 45 derajat dengan badan, lengan diayunkan dan di angkat hampir lurus.


2.    Pass Atas
Gerak pass atas dua tangan sikap normal adalah sebagai berikut
a.         Sikap siap normal, pandangan ke arah bola, dan tangan siap di depan dada
b.        Pada saat akan melakukan passing segeralah menempatkan diri di bawah bola dan tangan diangkat / dinaikkan ke atas depan kira-kira setinggi dahi.
c.       Jari-jari kedua tangan secara keseluruhan membentuk cekungan seperti setengah lingkaran bola. jari-jari direnggangkan sedikit satu dengan yang lain dan kedua ibu jari membentuk suatu sudut.
                          d.        Pada saat bola berada di atas dan sedikit di depan dahi, lengan diluruskan dengan                                  gerakan agak eksplosif untuk mendorong bola
e.         Perkenaan bola pada jari adalah di ruas pertama dan kedua, terutama ruas pertama dari ibu jari.
f.         Setelah bola berhasil dipassing, maka dilanjutkan dengan meluruskan lengan ke depan atas sebagai suatu gerakan lanjutan.




c.         Smash
Smash adalah pukulan bola yang menukik ke arah lapangan lawan. Gerakan dalam smash adalah sebagai berikut
1.    Awalan
Berdiri dengan sikap siap normal dengan jarak 3 sampai 4 meter dari jaring (net). Pada saat akan mengadakan langkah ke depan terlebih dahulu melakukan langkah-langkah kecil di tempat.
2.    Tolakan
a.     Melangkah kecil ke depan, kemudian menumpu dengan kedua kaki disertai dengan gerakan  merendahkan badan dengan cara menekuk lutut
b.    Kedua lengan sudah berada di samping belakang badan. Diikuti dengan tolakan kaki ke atas secara eksplosif dan dibantu dengan ayunan kedua lengan dari arah belakang ke depan atas
3.    Sikap saat perkenaan
a.    Kaki kiri dilangkahkan ke depan perlahan, diikuti dengan langkah kaki kanan yang panjang, kemudian disusul dengan segera meletakkan kaki di samping kaki  kanan agak sedikit ke depan.
b. Kedua lengan diletakkan di belakang badan bersamaan dengan gerakan merendahkan badan dengan cara menekuk lutut agak rendah, selanjutnya segera melakukan tolakan sambil mengayunkan lengan ke depan atas.
c.    Pada saat loncatan tertinggi, tangan segera meraih dan memukul bola sekeras-kerasnya di atas jaring
4.    Sikap Akhir
Setelah bola berhasil dipukul, keseimbangan badan harus dijaga agar anggota badan tidak menyentuh net.


d.        Block (Membendung)
Blok merupakan benteng pertahanan yang utama untuk menangkis serangan lawan. Jika ditinjau dari teknik gerakan, blok bukanlah merupakan teknik yang sulit. Namun keberhasilan suatu blok prosentasenya relatif kecil karena bola smash yang akan di blok, arahnya dikendalikan oleh lawan (lawan selalu berusaha menghindari blok tersebut). Keberhasilan suatu blok ditentukan oleh ketinggian loncatan dan jangkauan tangan pada bola yang sedang dipukul lawan. Blok dapat dilakukan dengan pergerakan tangan aktif (ke kanan dan kekiri saat tangan melakukan blok) atau juga pasif, artinya tangan pemain hanya dijulurkan ke atas tanpa digerakkan.
Blok dapat dilakukan oleh satu, dua, atau tiga pemain

1.    Blok oleh satu pemain (perorangan)
Cara melakukannya adalah sebagai berikut
a.   Sikap badan berdiri menghadap net dengan jarak sekitar satu langkah dari net.jarak kedua kaki selebar pundak, lutut ditekuk, dan kedua tangan siap di depan dada.
b.  Pandangan mengawasi gerakan bola dan memperhatikan smasher yang akan melakukan pukulan.
c.   Dengan menolakkan kedua kaki sambil membawa kedua lengan ke atas, kedua telapak tangan dirapatkan, jari-jari direnggangkan, posisi kedua tangan menutup daerah yang diperkirakan menjadi sasaran utama lintasan bola. Jika melakukan blok aktif, kedua tangan digerakkan ke arah bola



2.    Blok oleh dua orang atau tiga orang
Bila blok oleh satu pemain tidak bisa menangkis serangan lawan, maka blok bisa dilakukan oleh dua atau tiga pemain. Blok ini paling sering dilakukan karena sangat efektif untuk  membendung serangan lawan. Agar hasilnya sempurna, maka diperlukan kerjasama yang baik dari masing-masing pemain yang akan melakukan blok. Cara melakukan blok ini adalah sebagai berikut
a.   Dua atau tiga pemain yang akan melakukan blok melakukan tolakan secara bersama-sama.
b.     Semua pasangan tangan pemblok membuat suatu benteng yang rapat, sehingga tidak ada celah di antara tangan yang dapat ditembus bola.
           c.        Posisi tangan di atas net membentuk setengah lingkaran. Tangan-tangan pinggir              membentuk sudut dan menghadap ke dalam.




3.         Lapangan Permainan
                Lapangan permainan berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran panjang 18               meter dan lebar 9 meter, dikelilingi oleh daerah bebas  minimal 3 m, dan ruang bebas dari             rintangan  sampai ketinggian minimal 7 m dari permukaan lapangan permainan. 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar