MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI,OLAHRAGA DAN KESEHATAN Oleh: IBENZANI M.Pd

Laman

Selasa, 18 April 2017

TENIS MEJA

   Tenis Meja


1.    Pengertian Tenis Meja
Tenis meja merupakan suatu olahraga yang dimainkan di dalam gedung (indoor game) oleh dua atau empat orang. Pada permainan ini digunakan bet dari kayu yang dilapisi karet untuk memukul bola melewati net yang digantungkan di atas meja dan dikaitkan pada dua tiang net. Permainan ini dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga sebagai olahraga rekreasi, dengan perlengkapan yang relatif tidak mahal, dan ruangan yang diperlukan juga tidak terlalu luas. Seperti permainan lainnya, permainan tenis meja diawali dengan melakukan Servis. Namun pada permainan tenis meja, bola yang diservis harus terlebih dahulu menyentuh bidang permainan server. Setelah bola memantul melewati net (jaring), bola akan jatuh di bidang permainan lawan untuk selanjutnya bola dipukul oleh penerima langsung kembali jatuh ke bidang permainan server dan seterusnya.

2.    Teknik Permainan Tenis Meja
a.    Teknik Memegang Bet
Bagaimana kita bermain, sebagian ditentukan dengan bagaimana cara kita memegang bet. Terdapat sejumlah teknik memegang bet dengan beberapa variasinya. Apabila Anda terbiasa dengan salah satu pegangan (grip), Anda menggunakan grip tersebut untuk setiap pukulan. Berikut ini adalah 2 dasar cara memegang bet.




1.         Shakehands grip
Cara memegang shakehands grip adalah cara memegang yang paling multiguna, paling terkenal, dan paling disarankan. Cara ini sangat cocok untuk melakukan pukulan Backhand.
Adapun cara melakukannya adalah sebagai berikut.
a)         Dengan bidang bet yang tegak lurus dengan lantai, peganglah bet seakan-akan sedang bersalaman.
b)    Luruskan jari telunjuk di bagian bawah bidang permukaan bet dengan ibu jari di permukaan bet lainnya dan ketiga jari lainnya diletakkan di sekitar pegangan bet (ibu jari bersandar pada sisi forehand dari bet dan jari telunjuk di sisi backhand). Hal tersebut bertujuan untuk memberikan penahan yang kuat pada bet saat melakukan pukulan.


2.    Penhold grip
Pegangan ini sangat cocok untuk melakukan pukulan forehand,tetapi lemah dalam backhand. Pegangan ini baik digunakan bagi pemain yang dapat menggerakkan kaki dengan cepat, karena pemain yang menggunakan penhold grip sering terpaksa untuk melakukan pukulan forehand dari sisi backhand untuk menutupi kelemahan backhand.
Adapun cara melakukannya adalah sebagai berikut.
a)     Pegang bet mengarah ke bawah dengan pegangan mengarah ke atas. Pegang bet tepat dimana pegangan menyatu dengan bidang bet dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk. Cara ini sama dengan cara memegang pena.
b        b)        Ketiga jari yang lainnya ditekuk pada sisi bet yang lain atau meluruskannya mengarah ke                     bagian     bawah bet dengan jari yang dirapatkan.


b.    Servis
Servis adalah pukulan pertama yang dilakukan oleh server. Pukulan ini dimulai dengan bola yang dilambungkan ke atas dari telapak tangan yang terbuka dan kemudian dipukul dengan bet. Servis merupakan salah satu teknik yang paling penting, karena servis adalah kesempatan pertama untuk menguasai permainan dan memegang inisiatif.
Adapun peraturan servis adalah sebagai berikut.
Ø  Bola di telapak tangan.
Ø  Telapak tangan datar dan tidak bergerak.
Ø  jari-jari dirapatkan dan jempol dipisahkan.
Ø  Bet dan tangan yang bebas di atas meja.
Ø  Bet dan tangan yang bebas di belakang garis.
Ø  Lemparkan bola setinggi 20 cm atau lebih.
Ø  Tidak ada spin yang diakibatkan oleh lemparan.
Ø  Pukul bola saat bola turun.
Ø  Bola mantul sekali di kedua sisi meja.

Cara melakukan servis adalah sebagai berikut.
Ø  Sikap dasar jangan terlalu kaku.
Ø  Badan condong ke depan dan dibantu dengan putaran panggul, kemudian memindahkan berat badan ke arah mana bola tersebut diarahkan.


Ø  Saatnya harus tepat dalam melakukan servis tersebut. Sebelum melakukan servis, perhatikan posisi dan pertahanan pihak lawan dan perlu pula dipikirkan serangan

INGAT
Istilah penting yang perlu diketahui!
ª        Servis panjang (long), bola hanya mempunyai kesempatan untuk memantul sekali di meja lawan.
ª        Servis pendek (short), bola memantul dua kali atau lebih di meja lawan.
ª        Servis menyilang (crosscourt), bola bergerak diagonal dari satu sudut meja ke sudut lainnya.
ª        Servis lurus (down the line), bola bergerak dari sudut ke sudut pada satu sisi meja.

1.        Servis topspin
Servis topspin memungkinkan Anda melakukan servis lebih cepat dari servis lainnya. Servis topspin dapat dilakukan dengan sangat cepat pada setiap bagian meja, dan pukulan ini sering memaksa lawan memberikan bola tinggi. Kecepatan servis topspin tergantung pada perkenaan bola menyerempet atau memukulnya mendatar (lurus). Untuk spin yang maksimum, pukul bola dengan gerakan meyerempet dari arah atas. Untuk kecepatan yang maksimum, lakukan servis menyilang agar bola mempunyai lebih banyak waktu sebelum jatuh. Adapun caranya adalah sebagai berikut.
a)    Mulailah dengan mengambil posisi berdiri, 
     biasanya menghadap sisi backhand. 
    Servis forehand topspin, agak sedikit 
    menghadap ke arah kanan. Untuk servis 
    backhand topspin, menghadap meja.      




b)  Tarik tangan ke belakang, lambungkan bola pada saat yang bersamaan.Agar bola bergerak lebih cepat,tarik bet lurus ke belakang.Agar bola lebih berputar,tarik bet ke bawah. Pads saat bola akan turun, tarik bet ke arah depan pada siku. Pukul bola rendah di atas meja, dengan gerakan sangat datar untuk bola cepat, dan dengan gerakan meyerempet dari arah atas untuk bola putar.
c)   Saat memukul,sentakkan pergelangan tangan ke arah atas untuk bola putar dan ke arah depan untuk bola cepat. Bet harus tegak lurus dengan lantai atau sedikit mengarah ke bawah saat memukul. Lakukan gerakan alami, dengan pergelangan tangan memutar.

d)  Terlebih dahulu bola harus memantul di sisi meja sendiri di dekat garis pinggir. Pantulan kedua harus di dekat garis pinggir lawan. Pastikan bola melintasi net dengan sangat rendah. Karena bola yang tinggi di atas net akan mudah dikembalikan lawan.





                     


2.    Servis backspin
Servis backspin hampir sama dengan servis topspin.Adapun cara melaksanakan servis backspin adalah sebagai berikut.

a)    Saat melakukan servis bet harus terbuka. Gerakan bet sedikit ke arah atas saat backswing dengan pergelangan tangan yang dimiringkan ke atas

b)  Gerakan bet turun ke arah bola, pukul bola di bagian belakang sebelah bawah dengan gerakan menyerempet, sentakkan pergelangan tangan saat terjadi kontak.
c)  Bola harus bergerak perlahan,karena kecepatan bet menimbulkan backspin pada bola, bukan menimbulkan kecepatan. 
Untuk mendapatkan servis pendek, pastikan pukulan pertanna. (di sisi meja sendiri) dekat dengan net. Pukul bola dengan gerakan menyerempet, sehingga gerakan ke depan tidak terlalu banyak dan diusahakan pantulan bola dua kali di meja lawan.
Servis menyilang juga memberikan ruang lebih untuk menjaga bola tetap pendek.

Kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan servis
v  Servis memantul terlalu tinggi sehingga lawan dengan mudah melakukan serangan
v  Servis tersangkut di jaring
v  Servis keluar.
v  Pukulan meleset.
v  Spin yang ditimbulkan tidak cukup.
v  Servis backspin panjang.
v  Servis topspin lambat.

Perbaikan
ü  Bola dipukul lebih rendah dan jangan mennukul ke arah bawah.
ü  Usahakan pantulan pertama (di meja sendiri) tidak terlalu dekat dengan jaring.
ü  Servis terlalu cepat atau servis memantul terlalu tinggi.
ü  Bola selalu dilihat.
ü  Bola dipukul dengan cara menyerempet. Juga lemaskan otot, perpanjang backswing dan pergelangan tangan.
ü  Bola diserempet lebih kuat. Pantulan pertama (di meja sendiri) di dekat jaring dan lebih tipis.
ü  Tangan dan lengan lebih rileks (tidak kaku). Sentakkan bagian depan tangan dan pergelangan tangan saat melakukan pukulan dan arah pukulan ke depan.

c.    Memukul bola
1)    Push (mendorong)
a)    Push forehand
1.        Posisi kaki kiri berada di depan dan tubuh agak condong ke arah meja.
2.        Sikap awal lengan atas membentuk sudut kecil dengan tubuh. Lengan bawah membentuk sudut sekitar 90 derajat dengan lengan bawah, dengan siku ditekan ke depan.
3.        Bet dalam keadaan terbuka.
4.        Tarik tangan ke belakang dan sedikit ke atas, berputar pada siku, pergelangan tangan ditekukkan ke belakang.
5.        Gerakan bet ke depan dengan bertumpu pada siku.
6.        Sentakkan pergelangan tangan saat terjadi kontak.
7.        Pukul bola di depan sedikit ke arah kanan tubuh.


8.        Bola diserempet di bagian belakang bawah.
9.        Bet mengenai bola pada saat bola mencapai titik tertinggi. Bila pantulan bola terlalu tinggi, pukulan dilakukan setelah bola melewati titik tertinggi.



b)        Push backhand
1.        Sikap posisi kaki, berdiri sejajar dengan meja.
2.        Lengan atas tidak tergantung lurus ke bawah, juga tidak mengarah horisontal ke depan, tetapi menyerong. Lengan bawah membentuk sudut kecil dengan lengan atas.
3.        Posisi bet terbuka selama melakukan pukulan.
4.        Tarik tangan ke belakang dan sedikit ke atas, berputar pada siku, pergelangan tangan diletakkan ke belakang.
5.        Gerakan bet ke depan dengan bertumpu pada siku.
6.        Sentakkan pergelangan tangan saat terjadi kontak.
7.        Pukul bola tepat di depan tubuh.
8.        Bola diserempet di bagian belakang bawah.



Kesalahan yang sering terjadi
v  Bola tersangkut di jaring atau keluar, atau melambung tinggi.
v  Backspin tidak kuat.
v  Tidak bisa mengontrol bola.
Perbaikan-perbaikan
ü  Sesuaikan sudut bet saat mengenai bola.
ü  Bola diserempet lebih kuat saat terjadi kontak. Pukul di bagian bawah bola yang lebih bawah lagi (gunakan gerakan dengan pergelangan tangan tidak dari pangkal lengan).
ü  Pukulan usahakan lancar tidak terputus-putus. Push adalah pukulan kontrol yang lambat, jadi jangan memukul terlalu kuat. Tujuannya adalah untuk menjaga bola tetap rendah dengan backspin yang baik.


2)    Pukulan kontra serangan
a)    Pukulan kontra serangan forehand
1.         Posisi kaki, agak condong ke arah meja dengan pengertian bahwa kaki kiri berada di depan.
2.         Lengan atas membentuk sudut kecil dengan tubuh. Lengan bawah mengarah ke bawah, tetapi lengan tidak boleh direntangkan, dan siku sedikit ditekan ke depan.
3.         Selama melakukan pukulan, bet tertutup.
4.         Gerakan pukulan dilakukan dari bawah ke atas, dari kanan ke kiri, dari belakang ke depan. Lengan bawah mengakhiri gerakannya di depan dahi.
5.         Sebelum atau pada saat bola mencapai titik tertinggi, bergantung pada kecepatan permainan yang dilakukan. jika bola pelan, maka dipukul saat mencapai titik tertinggi, dan jika bola cepat maka sebelum mencapai titik tertinggi.

b)        Pukulan kontra serangan backhand
1.  Kedua kaki dan tubuh berdiri paralel dengan meja.
2.  Seperti pada dorongan backhand, lengan atas mengarah serong ke depan. Lengan bawah tidak membentuk sudut yang kecil dengan lengan atas, tetapi sudut yang besarnya sedikit lebih dari 90 derajat, tangan lebih dekat ke tubuh dari pada siku.
3.  Selama melakukan pukulan, bet sedikit tertutup, dan berakhir lebih dekat dari pada sikap awal.
4.  Gerakan lengan dilakukan dari bawah ke atas, dari belakang ke depan, dan dari kiri ke kanan.
5.  Bet lebih tertutup, dan lengan hampir direntangkan. Bet mengenai bola sebelum atau pada saat bola mencapai titik tertinggi (tergantung pada kecepatan bola).



3)    Looping
Looping mungkin merupakan pukulan yang paling penting dalam tenis meja. Loop adalah pukulan topspin yang sangat keras yang dilakukan hanya dengan menyerempet bola ke arah atas dan ke depan. Looping terdiri dari loop backhand dan loop forehand.


a)        Loop Forehand
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
1.         Mula-mula berdiri menghadap meja, kaki kanan sedikit ke belakang.
2.         Putar pinggul, pinggang dan bahu ke arah belakang, menggerakkan bet dan tangan ke arah yang sama.
3.         Luruskan tangan hingga mengarah ke belakang dan ke bawah,dengan pergelangan tangan ditekukkan ke bawah. Pindahkan berat badan ke kaki kanan
4.         Awali pukulan ke arah depan dengan memutar pinggul dan pinggang ke depan. Putar bahu, tarik dengan bahu kiri.
5.         Sebelum kontak terjadi, Sentakkan tangan bagian depan pada bola dengan halus tapi dengan semangat.
6.         Tangan harus diteruskan ke atas dan ke depan, sehingga bet berada di sekitar dahi atau lebih tinggi lagi.



 
b)        Loop Backhand
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
1.         Mulailah dengan berdiri menghadap meja dengan    kaki dibuka lebih lebar dari biasanya.
2.         Bahu kiri agak diturunkan, putar pinggul ke arah kiri, pindahkan sebagian berat badan ke       kaki kiri.
3.         Miringkan tubuh bagian atas sedikit ke arah depan.Tekukkan pergelangan tangan ke arah       belakang.
4.   Tarik bet ke arah depan dengan menggunakanan bahu, kemudian diikuti dengan siku. Sentakkan pergelangan tangan pada bola saat terjadi kontak. Putar bet di sekeliling bola dalam keadaan tertutup.
5.  Semakin kuat menyerempet bola, semakin besar spin yang timbul dan semakin kecil kecepatannya.
6.      Lakukan kontak di setengah bagian atas bet. Pindahkan berat badan ke kaki kanan.




4)    Bloking
Blok adalah cara yang paling sederhana untuk mengembalikan pukulan yang keras. Blok lebih           sederhana dari pukulan, untuk itu kebanyakan pelatih mengajarkan blok terlebih dahulu daripada pukulan. Blok dapat dilakukan balk dengan forehand maupun backhand. Cara memukulnya hampir sama dengan pukulan biasa hanya saja tidak melakukan backswing dan bagian akhirnya hanya sedikit.
Demikian juga tidak ada perpindahan berat badan. Blok hanya dilakukan dengan memegang bet dengan cara yang sama untuk memukul bola yang keras. Bila sudut bet dan kontak yang dilakukan tepat, bola akan kembali kepada lawan dalam keadaan rendah dan cepat.
a)        Pukulan forehand-block
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
1.         Tungkai kiri berada di depan.
2.         Sikap awal lengan bawah lebih dibengkokkan terhadap lengan atas, yang tidak boleh tergantung terlalu dekat dengan tubuh.
3.         Bet ditutup untuk menghadapi topspin yang keras.
4.         Bet dipegang diam, dan sedikit digerakkan ke muka. Ujung bet sedikit diangkat, .
5.         Gerakan bet ke depan dengan bertumpu pada siku.
6.         Sentakkan pergelangan tangan saat terjadi kontak.





b)        Pukulan backhand-block
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
1.         Sikap kedua kaki sejajar.
2.         Lengan atas menyerong ke depan, lengan bawah membentuk sudut sekitar 90 derajat dengan lengan atas.
3.         Hampir tidak ada gerakan saat memegang bet, hanya pada saat kontak, gerakan sedikit ke depan.
4.         Bet harus dipegang sedemikian rupa sehingga bola dapat diblok tidak lama setelah dipantulkan oleh meja.
5.         Sentakkan pergelangan tangan saat teradi kontak. Untuk menghadap topspin, pastikan bet dalam keadaan tertutup.





5)    Chopping
Chopping adalah pengembalian pukulan backspin yang sifatnya bertahan. Kebanyakan pemain yang menggunakan chop mundur sekitar 5 hingga 15 kaki dari meja, mengembalikan boa rendah dengan menggunakan backspin. Pukulan chopping akan membantu sebagai variasi walaupun hanya menggunakannya sekali-kali. Kebanyakan pernain dengan tipe bertahan mengkhususkan diri dengan chop forehand dan chop Backhand.
a)        Chop Forehand
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
1.         Mulai dengan posisi siap, kaki kanan sedikit ke depan dan lutut sedikit ditekuk.
2.         Putar pinggul dan pinggang ke kanan.
3.         Gerakkan kaki kanan ke belakang.
4.         Gerakan tangan ke arah atas dan bawah. Pergelangan tangan ditekukkan ke belakang. Sebagian besar berat badan dipindahkan ke kaki yang belakang.
5.         Gerakan bet ke bawah dan ke depan dengan menggunakan siku.
6.         Sentakkan pergelangan tangan saat terjadi kontak. Pukul bola saat bola jatuh.
7.         Posisi bet terbuka. Serempet bagian belakang bola sebelah bawah.
8.         Ikuti gerakan akhir secara alami, ke arah belakang dan depan. Tangan harus diluruskan, bet harus mengarah pada arah pukulan dan kembali ke posisi siap.



b)        Chop Backhand
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
1.         Mulai dengan posisi siap, lutut lebih ditekuk ke dalam.
2.         Putar pinggul dan pinggang ke kiri.
3.         Gerakan kaki kiri ke belakang.
4.         Gerakan tangan ke arah atas dan bawah. Pergelangan tangan ditekukkan ke belakang. Sebagian besar berat badan dipindahkan ke kaki yang belakang.
5.         Gerakan bet ke bawah dan ke depan dengan menggunakan siku.
6.         Sentakkan pergelangan tangan saat terjadi kontak.
7.         Pukul bola saat bola jatuh. Posisi bet terbuka. Serempet bagian belakang bola sebelah bawah.

8.         Ikuti gerakan akhir secara alami, ke arah belakang dan depan. Tangan harus diluruskan, bet harus mengarah pada arah pukulan dan kembali ke posisi siap.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar